Langkah Untuk Perawatan Gigi yang Tepat

Langkah Untuk Perawatan Gigi yang Tepat
Langkah Untuk Perawatan Gigi yang Tepat

Gigi kita adalah aset yang harus kita jaga dengan baik. Karena dengan gigi kita bisa merasakan indahnya tersenyum dan tertawa. Karena dengan gigi pula kita bisa merasakan nikmatnya menggigit dan mengunyah.

Kebayang jika gigi sudah rusak maka kenikmatan itu akan hilang. Nah permasalahan yang sering dihadapi orang Indonesia saat ini adalah adanya karang gigi yang belum diketahui bahayanya bagi kesehatan gigi.

Karang gigi atau “kalkulus gigi” terbuat dari plak dan zat kapur yang berada di air liur. Plak sendiri terdiri dari lapisan bening di gigi ( perikel ) dan kuman. Di dalam mulut kita terdapat lebih dari 350 jenis kuman yang dapat menyebabkan karies.

Loading...

Jika di gigi atau sela-sela gigi terdapat banyak makanan yang tidak di bersihkan maka kuman akan mencerna makanan tersebut, lama-kelamaan akan menyebabkan karang gigi.

Karang yang bersarang pada gigi seringkali membuat tidak nyaman. Rongga pada gusi dan penyangga gigi melonggar, gigi menjadi mudah goyah saat digunakan mengunyah. Tak jarang rasa ngilu atau nyeri menyertai kegiatan mengunyah makanan.

Karang gigi terbentuk karena adanya plak yang kasatmata, sisah makanan, dan bakteri yang bercampur dengan air ludah dalam mulut. Awalnya plak ini tidak terlihat, tapi lama kelamaan plak tersebut akan membentuk lapisan keras yang menutupi gigi, terutama pada bagian gigi yang dekat dengan muara kelenjar ludah.

Untuk menghilangkan karang gigi tidak cukup hanya dengan menyikat gigi saja. Cara paling ampuh adalah menggunakan peralatan pembersih gigi ultrasonik, scaler, dan curette. Penggunaan alat-alat tersebut harus dengan bantuan dari seorang ahli, yakni dokter gigi.

Setelah gigi bebas dari karang gigi, Anda tidak boleh melakukan perawatan gigi sembarangan. Jika Anda tidak berhati-hati, tidak menutup kemungkinan karang gigi akan kembali.

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk perawatan gigi yang tepat untuk mencegah karang gigi kembali setelah proses pembersihan :

1.   Gosok gigi secara teratur

Dengan menggosok gigi secara teratur dan benar akan mencegah pertumbuhan kuman dan bakteri. Gosok gigi setiap selesai makan dan sebelum tidur juga tak kalah penting, untuk menghilangkan sisa makanan yang juga menjadi salah satu penyebab terbentuknya karang gigi. Sedangkan untuk membersihkan sisa makanan pada sela-sela gigi yang sulit dijangkau oleh sikat gigi Anda bisa menggunakan dental floss (benang gigi).

2.   Ubah gaya hidup Anda

Kurangi mengonsumsi makanan manis dan lengket, kopi, rokok, dan minuman beralkohol karena mereka akan meninggalkan sisa makanan yang sulit dihilangkan. Jika sisa makanan, minuman, dan nikotin dibiarkan terus-terusan menempel pada gigi, maka karang gigi akan kembali muncul. Untuk perawatan, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayur. Di mana mereka adalah makanan yang dapat menjadi pasta gigi darurat.

3.   Gunakan obat kumur

Penggunaan obat kumur atau mouthwash pada pagi dan malam hari akan mencegah tumbuhnya bakteri di mulut dan membuat nafas lebih segar. Pastikan Anda menggunakan mouthwash yang mengandung zat anti karang gigi.

4.   Pemeriksaan rutin

Pemeriksaan gigi secara teratur akan membantu Anda menjaga kesehatan mulut, gigi, dan gusi. Lakukan pemeriksaan gigi di klinik gigi setiap 6 bulan sekali.

5.   Pasta dan sikat gigi

Pastikan pasta gigi yang Anda gunakan mengandung xylitol, karena zat tersebut ampuh melawan plak gigi penyebab karang gigi. Untuk pemilihan sikat gigi, pilih sikat gigi yang memiliki bulu halus dan lembut, serta mampu menjangkau seluruh bagian rongga gigi.