Penambalan Langsung Menggunakan Bahan Tambalan Estetik

Penambalan Langsung Menggunakan Bahan Tambalan EstetikPada beberapa kejadian terdapat kemungkinan terjadinya lubang di bagian gigi yang dekat dengan gusi. hal ini biasanya disebabkan oleh adanya gap akibat preparasi tonggak yang kurang baik. preparasi yang kurang baik tersebut dapat berupa kesalahan sudut pengambilan jaringan sehat sehingga terjadi permukaan yang tidak berkontak dengan selubung. Daerah tidak berkontak tersebut apabila tidak terlalu besar maka biasanya dapat terkompensasi oleh semen yang di gunakan untuk menempelkan (sementasi). Namun pada gap yang terlalu besar, kadang semen tidak mampu untuk menutup gap tersebut. akibatnya adalah gap tersebut akan menjadi tempat makanan masuk dan meningkatkan aktivitas bakteri. Apabila berlangsung lama akan terjadi lubang gigi di balik selubung.

Pada kasus lubang yang cukup besar pada gigi-gigi depan mungkin dapat di pertimbangkan untuk di lakukan penambalan langsung dengan bahan tambalan estetik yang sewarna gigi.

Terdapat lubang pada gigi seri kedua sebelah kiri atas. pasien datang dengan keluhan tambalan lama pada giginya terasa goyang namun tidak sakit. setelah di lihat memang terdapat suatu tambalan yang goyah karena sudah tidak berikatan lagi dengan permukaan struktur gigi yang masih sehat.

Loading...

Kemudian di tawarkan kepada pasien untuk di lakukan penambalan estetik secara langsung. Kebetulan pasien juga tidak memiliki banyak waktu dan akan segera pergi ke luar kota untuk acara tertentu. Menggunakan bahan tambal estetik dari 3M seri Z350 nanofilled.

Dengan menggunakan teknik lapis, di lakukan penambalan dengan menempatkan lapisan demi lapisan, mulai dari lapisan palatal sampai labial. Untuk permukaan palatal, saya menggunakan komposit warna enamel dengan menggunakan selluloid strip dengan fiksasi jari. Kemudian di lanjutkan dengan lapisan dentin dengan menggunakan komposit warna dentin, pada lapisan dentin lakukan pembentukan lapisan dentin menyerupai jari sehingga nanti didapatkan efek translusen.

Kemudian tambahkan lapisan body dengan komposit warna body kira-kira pada 2/3 mahkota ke arah marginal. pada lapisan akhir saya menggunakan komposit warna enamel, pada fase ini saya menggunakan bantuan alat yang bernama Comporoller dari Kerr

Pada lapisan akhir dengan warna enamel tersebut adalah fase yang menentukan berkaitan dengan hasil estetik akhir dari tambalan. Perhatikan kesesuaian garis transisi baik pada sisi mesial maupun distal pada aspek aproksimal. Terakhir lakukan konturing dengan menambahkan efek garis vertikal maupun horizontal dengan  menggunakan kuas. pastikan kuas yang di gunakan bulunya tidak rontok. Pembentukan efek vertikal dapt juga menggunakan comporoller dikombinasi dengan penggunaan kuas.

Kesimpulannya adalah, perawatan penambalan langsung dengan bahan tambal komposit dapat menjadi pilihan yang lebih baik jika di bandingkan dengan perawatan dengan selubung. Pada selubung dengan bahan porselen, seperti terlihat pada gigi seri pertama kanan dan kiri atas, tampak lebih terang. Sinar pada permukaan porselen akan di pantulkan hampir seluruhnya. Sedangkan pada bahan restorasi komposit, pantulan sinar menyerupai pantulan sinar pada gigi asli.