Pola Makan Dan Minum Anak Mempengaruhi Kesehatan Gigi Dan Mulut

Pola Makan Dan Minum Anak Mempengaruhi Kesehatan Gigi Dan MulutDalam tahapan tumbuh kembangnya, anak perlu variasi nutrisi dengan porsi tertentu sesuai pedoman gizi. Akan tetapi selain nutirisi dalam menu makannya yang perlu jadi perhatian, pola makan anak juga harus dibentuk sedini mungkin.

Apa yang diasup balita sangat bergantung dengan apa yang disiapkan dan disajikan orangtuanya. Jika si kecil tidak pernah diperkenalkan dengan ikan dan sayuran, bukan tidak mungkin anak juga sulit menyukai makanan sehat saat dewasa nanti.

Kesehatan gigi dan mulut anak sangat dipengaruhi oleh pola makan dan minum. Banyak penyakit gigi yang disebabkan oleh pola makan dan minum ini. Seperti apa pengaruh pola makan dan minum balita terhadap kesehatan gigi dan mulut anak? Simak saja uraian di bawah ini :

Loading...

  • Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis. Kebiasaan yang satu ini sangat mendominasi pada banyak balita. Akibatnya, kebiasaan ini menimbulkan banyak permasalahan mulut dan gigi. Misalnya saja terjadinya karies gigi (melepuhnya bagian-bagian email dan dentin gigi) yang akhirnya menjadikan gigi berlubang. Jika sudah begini, sakit gigi menjadi hal yang rentan terjadi. Jika lubang gigi masih kecil, masalah bisa diatasi dengan penambalan gigi. Akan tetapi jika lubang sudah besar, satu-satunya jalan adalah dengan mencabut gigi yang berlubang tersebut.
  • Kebiasaan minum susu dari botol terutama susu botol yang dibawa sambil tidur. Pengaruh kebiasaan yang satu ini biasanya adalah pembentukan gigi susu yang tidak teratur. Baik dari segi kontur maupun jarak antargiginya. Meski hal ini terjadi pada gigi susu yang nantinya akan tanggal dan diganti dengan gigi baru (gigi sekunder) yang permanen, kebiasaan minum susu dari botol tetap akan terbawa hingga anak tumbuh lebih besar.
  • Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman dingin. Pengaruh kebiasaan yang satu ini adalah membuat gigi menjadi sensitif, yaitu keadaan gigi yang ngilu akibat lapisan dentin yang terbuka dan membuat saraf gigi terekspos ke luar. Sehingga setiap kali makan makanan atau minuman dingin atau panas, gigi akan terasa ngilu. Penggunaan pasta gigi yang tepat bisa mengurangi permasalahan gigi sensitif ini.
  • Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman asam. Kebiasaan yang satu ini juga akan membuat karies gigi dan gigi berlubang sama seperti kebiasaan makan makanan dan minuman manis. Hal yang membuat beda adalah makanan dan minuman asam, kandungan asamnya bisa melepuhkan atau meluruhkan email dan kalsium gigi.

Itulah beberapa pengaruh pola makan dan minum balita terhadap kesehatan mulut dan gigi anak yang banyak terjadi dalam kehidupan sehari-hari.