Info Kesehatan Gigi dan Mulut

Kesehatan Gigi dan MulutMulut merupakan organ pencernaan yang pertama bertugas dalam proses pencernaan makanan,sehingga makanan menjadi kecil dan memungkinkan untuk di telan.

Mulut juga dapat menghaluskan makanan karena di dalam Mulut terdapat Gigi dan Lidah. Gigi menghancurkan makanan,sedangkan lidah berfungsi untuk membolak-balik makanan agar semua makanan di hancurkan secara merata.

Selain melakukan pencernaan secara mekanis di dalam mulut juga terjadi pencernaan secara kimiawi,pencernaan secara kimiawi di mungkinkan karena didalam rongga mulut juga terdapat air ludah yang mengandung air, lendir,dan Enzim Ptialin.

Loading...

Air dan lendir membantu dalam melumasi rongga mulut serta membantu dalam proses menelan sementara Enzim Ptialin mengubah amilum menjadi karbohidrat yang lebih sederhana yaitu maltose

Mulut terbentuk oleh 2 rahang , yakni rahang atas dan rahang bawah. Pada rahang ini terdapat gigi dan gusi. Gigi dan mulut sendiri berfungsi mengunyah, berbicara dan memberikan bentuk yang harmonis pada muka.

Bagian-Bagian Gigi

Gigi tersusun atas lapisan lapisan. Lapisan-lapisan pada gigi yakni :
1.        Lapisan e-mail , merupakan lapisan yang paling keras.
2.        Tulang gigi (dentin), di dalamnya terdapat saraf dan pembuluh darah.
3.        Rongga gigi (pulpa), merupakan bagian yang berada dalam gusi.
4.        Leher gigi atau kolum, merupakan bagian antara corona dan radiks.
5.        Akar gigi (radiks), merupakan bagian yang tertanam pada tulang rahang.
6.        Semen gigi melapisi akar dan membantu menahan gigi agar tetap melekat pada gusi. Semen gigi terdiri atas :

  • Lapisan semen merupakan pelindung akar gigi dalam gusi.
  • Gusi merupakan tempat tumbuh gigi.

Penyakit Gigi

1.     KARIES.
Karies gigi adalah sebuah penyakit infeksi yang merusak struktur gigi. Penyakit ini menyebabkan gigi berlubang. Jika tidak ditangani, penyakit ini dapat menyebabkan nyeri, penanggalan gigi, infeksi, berbagai kasus berbahaya dan bahkan kematian.

2.     GINGVITIS.
Gingivitis adalah peradangan pada gusi. Penyebab gingivitis ini adalah :

  • Gingivitis hamper selalu terjadi akibat penggosokan dan flossing (membersihkan gigi menggunakan benang gigi) yang tidak benar, sehingga plak tetap ada di sepanjang garis gusi
  • Plak merupakan suatu lapisan yang terutama terdiri dari bakteri. Plak lebih sering menempel pada tambaian yang salah atau di sekitar gigi yang terletak beersebelahan dngan gigi palsu yang jarang dibersikan.
  • Jika plak tetap melekat pada gigi selama lebih dari 72 jam, maka akan mengeras dan membentuk karang gigi. Plak merupakan penyebab utama dari gingivitis.

Faktor lainnya yang akan semakin memperburuk peradangan adalah :

  1. Kehamilan.
  2. Pubertas.
  3. Pil KB.

Obat-obat tertentu bisa menyebabkan pertumbuhan gusi yang berlebihan sehingga plak sulit dibersihkan dan terjadilah gingivitis. Kekurangan vitamin C bisa menyebabkan gingivitis, dimana gusi meradang dan mudah berdarah.

Kekurangan niasin (pellagra) juga bisa menyebkan peradangan dan pendarahan gusi, serta mempermudah terjadinya infeksi mulut. Pada kehamilan, gingvitis bisa semakin memburuk.hal ini terutama disebabkan oleh perubahan hormonal.